Pol PP Damkar Sumbar Segel Lokasi Tambang Emas Ilegal

Dinas Polisi dan Pamong Praja dan Damkar Sumbar merobohkan salah satu alat yang dijadikan untuk penambangan, saat penyegelan lokasi tambang emas di Silungkang, Rabu (28/11). (Photo: IST)

SAWAHLUNTO, SAHKATO–Tim Terpadu Penegak Perda Dinas Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Pol PP Damkar) Sumbar bersama instansi terkait menyegel tiga titik lokasi tambang emas tidak berizin di Silungkang, Kota Sawahlunto.

“Benar kita tertibkan tambang emas tidak berizin di tiga titik lokasi di Silungkang, Rabu (28/11). Karena, tambang itu sudah menyalahi aturan karena tidak berizin dan meresahkan masyarakat karena merusak lingkungan. Penertiban ini juga laporan dari masyarakat sekitar,” ujar Kepala Dinas Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Sumbar, Zul Aliman, Kamis (29/11).

Disebutkannya, dari hasil penertiban di lokasi tambang itu, tampak jelas aktivitas penambangan karena ditemukan sekitar tiga unit ekskavator, lima unit dompeng, dua unit generator  di lokasi.

Dikatakannya, pihaknya tidak dapat melakukan penyitaan ekskavator yang digunakan untuk menambang emas itu. Disebabkan medan jalan kesana berat. Namun, agar tidak ada lagi aktifitas penambangan dilakukan penyegelan lokasi tersebut dan menyita alat-alat pendukung lain untuk menambang, seperti pipa penyedot, slang dan alat lainnya. “Kita segel lokasi tambang itu. Sita alat menambangnya. Agar pemilik tambang tidak lagi beraktivitas. Sebab, tambang itu tidak berizin,” tuturnya.

Kemudian, alat penyaring pasir yang ada dilokasi tersebut agar tidak beraktivitas dilakukan perobohan. Sedangkan, untuk pemiliknya tidak ada yang berada dilokasi ini. “Kita tanya warga disekitar tidak ada yang mengaku sebagai pemilik. Pemilik hilang begitu saja,” katanya.

Ia berharap, dengan aksi yang dilakukan ini dapat memberikan efek jera kepada pemilik tambang yang beroperasi secara ilegal agar segera mengurus izinnya.  “Kita tim penegak perda akan lakukan pengawasan di seluruh wilayah Sumbar agar tidak ada aktifitas pertambangan yang tidak berizin dan merusak lingkungan,” pungkasnya.(rel/sar)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.