Lapak PKL di Lubeg Disikat Satpol PP

Penertiban Lapak PKL di Jalan Aru, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang (Photo: www.padang.go.id)

PADANG, SAHKATO–Lapak-lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas Fasilitas Umum (fasum) di sepanjang Jalan Aru, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg), Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), kembali ditertibkan Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Padang, Kamis (15/11).

Sebanyak 16 lapak, semua melanggar Perda 11 Tahun 2005 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat. Agar tegaknya peraturan tersebut, Pasukan Penegak Perda Pemko Padang, lakukan tindakan tegas terhadap pelanggar.

Telihat semua barang-barang yang ditinggal pemilik PKL ini, diangkat ke atas mobil Dalmas dan dibawa ke Mako Satpol PP, Jalan Tan Malaka, Padang.

“Teguran sudah sering dilakukan, malah sudah sering juga dilakukan penertiban sepanjang jalan Aru ini beberapa bulan yang lalu. Kali ini langkah kita adalah melakukan tindakan yang tegas terhadap pelanggar Perda. Semua barang yang ditinggal kita tertibkan dan dinaikan ke atas mobil Dalmas untuk diamankan,” kata Kasat Pol PP Kota Padang, Yadrison.

Yadrison mengatakan, dampak dari keberadaan PKL tersebut sangat jelas menyebabkan terganggunya akses jalan raya karena mengakibatkan kemacetan. Bila hujan melanda, air meluap ke jalan, sehingga lapak menjadi tempat tumpukan sampah.

“Drainase sudah tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya, ketika debit air meningkat maka terjadilah luapan air ke jalan raya di seputaran Jalan Aru, Lubeg. Ulah beberapa orang, sangat merugikan banyak orang,” tambahnya.(rel/hry)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.