Faldo Maldini Terima Penghargaan Menteri UMKM

Faldo Maldini terima Smesco Award 2017 dari Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga di Jakarta Selatan, Sabtu, 9 desember 2017
Faldo Maldini terima Smesco Award 2017 dari Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga di Jakarta Selatan, Sabtu, 9 desember 2017

PADANG, SAHKATO

Pengusaha asal Padang, Faldo Maldini, terpilih sebagai pelaku usaha inspiratif Smesco Award 2017 dari Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga. Penghargaan itu diserahkan oleh AAGN di di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta Selatan, Sabtu (9/12).

Pemimpin Umum Majalah Peluang, Irsyad Muchtar, menjelaskan, Smesco Award merupakan ajang pengusaha Usaha Kecil Menengah (UKM) naik kelas. Penghargaan itu merupakan kerja sama Majalah Peluang dengan Lembaga Pelayanan Pemasaran Koperasi Usaha Kecil Menengah.

Saat menerima penghargaan itu, Faldo mengatakan, baginya, penghargaan tersebut merupakan buah ketekunannya dalam berinovasi di dunia usaha. Ia mengakui bahwa Smsejak awal memulai bisnis, ia memang ingin memberi nilai tambah dalam usaha yang ia lakukan.

“Kami membuat usaha manufaktur (lanoxid-pabrik pewarna) yang prokebutuhan dalam negeri, membuat usaha pendidikan(blajar.id) untuk membuka akses pendidikan berkualitas dan murah, membuat usaha kuliner untuk promosi kuliner minang. Begitu pula usaha lainnya,” ujar Direktur 14 Perusahaan Langgar Group itu.

Oleh karena itu, menurut Faldo, hal yang paling penting tentang dunia usaha dan kewirausahaan adalah daya saing dan kualitas. Ia berpendapat, hal itu harus didorong untuk dimiliki oleh pengusaha. Baginya, dunia usaha butuh dibangun dengan cara pandang atau pola pikir menciptakan pengusaha yang berkualitas.

“Kita perlu mendorong skema quality over quantity.  Jangan sampai terjebak dengan angka-angka besar, seperti seribu pengusaha, tapi tidak bisa terukur dan tercapai. Untuk mendorong pengusaha yang memiliki daya saing tersebut, perlu dibangun sebuah sistem yang penuh inovasi dan kreativitas,” tutur pendiri komunitas pulangkampuang.com itu.

Untuk Padang, kota kelahirannya, Faldo mengatakan, Padang memiliki banyak potensi dalam bisnis, antara lain, pariwisata, kuliner, dan sumber daya manusia. Potensi-potensi tersebut harus dikelola dengan inovasi.

Mengenai penghargaan yang ia terima, Faldo mengatakan, ia bekerja tidak untuk memperbanyak trofi dan piagam di dalam etalase pajangan, tetapi untuk bermafaat bagi masyarakat. “Yang kami pikirkan dalam bekerja adalah aeberapa besar manfaat karya kami, seberapa banyak keluarga bisa hidup dari perusahaan kami, seberapa banyak amal yang dapat kami berikan itu jauh lebih penting,” ucap mantan ketua BEM Universitas Indonesia itu.(sar)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.