Edriana bersama Perantau Bangun Jembatan Rusak Pascabanjir Lintau

Edriana, SH, MA

PADANG, SAHKATO–Pascabanjir yang melanda Kecamatan Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah Darah Sumbar, Kamis (11/10) lalu, membuat sejumlah akses jembatan mengalami kerusakan. Salah satu akses jembatan di Lubuk Pau Tepi Selo.

Akses jembatan tersebut mengalami kerusakan cukup berat. Padahal, jembatan tersebut memiliki arti penting bagi warga, karena satu-satunya jembatan yang menghubungkan daerah tersebut ke daerah yang lain.

Menyadari arti penting akses jembatan tersebut, warga Lubuk Pau Tepi Selo, kompak bersama-sama memperbaiki jembatan tersebut. Perbaikan jembatan juga tidak terlepas dari handil seorang perantau Sumbar, Edriana, SH, MA yang begitu cepat merespon aspirasi warga di sana.

Aktivis perempuan itu mengungkapkan, dirinya membantu karena adanya permintaan dari warga, untuk membuat jembatan baru pengganti jembatan lama yang rusak akibat dihondoh banjir bandang.

“Uni (Edriana-red) membantu, karena ada permintaan orangnya (warga-red) untuk membuat jembatan dan bantuan untuk konsumsi warga yang ikut bekerja membuat jembatan. Uni langsung penuhi keinginannya,” ungkap perempuan yang sedang menyelesaikan studi program Doktor Ilmu Politik di Universitas Indonesia (UI) ini.

Alumni SMAN 2 Padang ini mengatakan, bantuan dari dirinya langsung diserahkan bersama Tim Relawan Edriana, kepada perwakilan warga di sana. Selain bantuan dari dirinya, Edriana juga langsung merespon aspirasi warga, dengan menghubungi perantau asal Lintau di Jakarta. “Alhamdulillah, juga telah terkumpul bantuan dari para perantau asal Lintau di Jakarta,” ungkapnya.

Salah seorang warga yang ikut gotong royong membangun jembatan, Dasril, mengucapkan terimakasih atas bantuan yang digalang Edrianan untuk membangun jembatan ini. “Bantuan telah kami pegunakan untuk jembatan. Kami dari masarakat mengucapkan ribuan terima kasih,” ungkapnya.(sar)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.