Dikepung Warga, Motor Ditinggal, Dua Begal Kabur

ilustrasi begal motor

PADANG, SAHKATO — Dua begal dikejar dan dikepung warga, saat menjalankan aksinya membegal seorang pengendara sepeda motor. Mengetahui nyawanya terancam, dua pembegal yang menggunakan senjata tajam tersebut berhasil kabur. Mereka meninggalkan sepeda motor yang dikendarainya di jalan.

Peristiwa itu terjadi di Kompleks Cendana Koto Baru Tahap Lima, Kelurahan Koto Baru, Kecamatan Lubukbegalung (Lubeg) Padang, Mingu dini hari (18/2) pukul 02.30 WIB. Meski puluhan orang mengejar, namun kedua pelaku yang hendak membegal sepeda koror korban Renzo (22) berhasil kabur dan hanya meninggalkan sepeda motor pelaku.

Massa yang geram karena gagal menangkap kedua pelaku, akhirnya menahan sepeda motor jenis Honda Scoopy tanpa pelat nomor polisi milik pelaku dan diserahkan ke ketua Rukun Warga (RW) setempat. Sehari ditahan, ketua RW dan warga kemudian berkoordinasi dengan Polresta Padang.

Minggu sore (18/2) pukul 18.00 WIB, Unit SPKT I Polresta Padang mendatangi kediaman ketua RW di lokasi kejadian. Selanjutnya, pihak kepolisian menjemput sepeda motor milik pelaku dan langsung dibawa ke Mapolresta Padang untuk disita.

Sementara itu, korban yang tidak terima atas peristiwa itu juga mendatangi Mapolresta Padang dan melaporkan kejadian tersebut. Laporan korban kemudian diterima SPKT Unit I Polresta Padang.

Kepada penyidik, Renzo mengungkapkan peristiwa itu terjadi saat dirinya sedang mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun di tempat kejadian perkara (TKP). Rencana, saat itu ingin membuang sampah ke tempat pembuangan sementara.

“Di perjalanan menuju tempat pembuangan sampah saya diikuti oleh pelaku. Kemudian saya curiga dan tetap melanjutkan laju sepeda motor milik saya, tapi pelaku tetap mengikuti,” kata Renzo.

Di tengah perjalanan, pelaku kemudian mendekati sepeda motor yang dikendarainya ke sepeda motor korban. Merasa terancam, korban kemudian menambah kecepatan sepeda motor miliknya dan pelaku tetap mengejar.

“Akhirnya saya berhenti di pos ronda yang saat itu sedang banyak pemuda setempat, saya berhenti pelaku juga berhenti dan kemudian pelaku yang diboncengi mengeluarkan pisau. Saya berteriak, pemuda yang berada di pos langsung mengejar pelaku,” katanya.

Merasa terancam akhirnya kedua pelaku kabur melarikan diri dan meninggalkan sepeda motor miliknya. Massa sempat mengejar, namun pelaku berhasil lolos dan menghilang dari buruan massa.

“Berhasil kabur, pelaku berpencar dan lari hingga massa gagal menangkapnya. Karena sepeda motornya tinggal, makanya kami tahan dan kemudian koordinasi dengan pihak kepolisian,” ungkapnya.

Terpisah, Kapolresta Padang Kombes Pol Chairul Aziz melalui Kasat Reskrim, Kompol Daeng Rahman membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini, laporan korban telah diterima dan akan ditindaklanjuti.

“Kita akan selidiki identitas pelaku. Yang jelas sepeda motor pelaku telah kita tahan di Mapolresta Padang, kemudian dalam waktu dekat semoga pelaku dapat kita tangkap,” pungkas Daeng Rahman. (sar)

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.